Pasangan Hidup Yang Diberikan Tuhan

0

Pasangan Hidup
http://www.gsn-soeki.com/wouw/

Gambar

Pembahasan yang selama ini paling menarik dan tidak pernah habis ditelan zaman adalah pembahasan mengenai Love,Sex and Dating. Pembahasan seputar bagaimana pasangan hidup. Bagaimana yah seorang pasangan hidup yang sepadan itu ?? bagaimana mengetahui kalo dia pasangan hidup yang diberikan Tuhan ? Bagaimana kalo nggak seiman , tapi dia tetap cinta, apakah diperbolehkan ? dsb……

Aku pernah mendengarkan khotbah di gereja yang intinya tentang bagaimana pasangan yang sepadan dan selevel itu ? Dari khotbahnya, ada yang sangat menggelitik juga dan kadang dipikir-pikir, mungkin kita cenderung juga demikian 🙂

Ceritanya : Ada seorang pemuda yang mempunyai 10 kriteria dalam mendapatkan seorang pemudi sebagai pasangan hidupnya yaitu :

1. Seiman ===> alasannya : sesuai dengan Firman Tuhan, dikatakan carilah pasangan hidup yang seiman. Janganlah terang bersatu dengan gelap.

2. Cantik ====> alasannya : orang Kristen kalo sudah maried tidak diperbolehkan untuk bercerai. Jadi selama belum menjadi istri, carilah yang secantik mungkin .Kagak mungkin , tiba-tiba kalo g bangun … eh, melihat istri yang tidak cantik disebelah g.

3. Suara yang bagus/tidak valas ====> alasannya :dia udah terbiasa menarik nafas yang panjang, jadi kalo melahirkan tidak akan terlalu merasa sakit . Soalnya, kasihan kalo saya harus melihat orang yang teriak kesakitan saat melahirkan, apalagi dia istri saya.

4. Bisa main piano=== > alasannya : kalo seandainya g meninggal, istri bisa mencari uang dengan menjadi pengajar piano , kagak usah kerja kantoran.. Entar selingkuh dengan cowok di kantornya.Kemungkinan selingkuh lebih besar di perkantoran.

5. Tinggi ===> alasannya : perbaikan keturunan, karena dalam keluarga,saya termasuk orang yang paling pendek, jadi harus cari pasangan hidup yagn tinggi , biar anaknya agak tinggi sedikit.

6. Pintar === > alasannya : biar anaknya entar juga pintar, kan ada ibu yang ngajarin…..

7.Ekonomi yang selevel ===> alasannya : biar gaya kehidupan juga telah sama antara suami dan istri.

8. Pendidikan yang selevel ==== : alasannya : biar nyambung waktu ngobrol

9. Tidak berkacamata == > alasannya : dia telah berkacamata, jadi istrinya tidak boleh yang berkacamata, takut nanti anaknya semua berkacamata, karena kemungkinan seperti itu lebih besar.

10.Guru Sekolah minggu === > alasannya: biaya baby sister sekarang mahal, kalo guru sekolah minggu udah terbiasa menjaga/ mengajar anak-anak. Jadi pasti sudah ahli deh…

Tidak berapa lama, pemuda itu pun menikah dan menemukan pasangan hidupnya.Semua teman berbondong penasaran, pengen banget melihat bagaimana seorang pemudi yang akhirnya masuk 10 kriteria tersebut. Temannya memberanikan diri untuk bertanya : berapa kriteria yang dipenuhi oleh pemudi itu yang akhirnya menjadi istrinya sekarang?

Jawab pemuda itu , cuma 3 kriteria yaitu : guru sekolah minggu, pintar dan seiman. Yang lain tidak memenuhi sama sekali. Untuk suara yang boleh lah, bagus-bagus banget nggak, tapi kagak valas aja….

Habis mendengar khotbah itu, saya cuma berpikir, ternyata banyak sekali mungkin diantara anak-anak Tuhan juga masih mencari pasangan hidup dengan cara seperti demikian. Emang seh, semua selalu mengharapkan yang terbaik dan menginginkan segala sesuatu yang perfect (sempurna ) , tapi apakah emang ada yang sempurna di dalam dunia ini ?? Kalo emang seperti demikian, mungkin selamanya, semua orang tidak akan pernah menemukan pasangan hidup kali yah…

Alasannya : pemudi/ pemudanya belum lahir kali ato mungkin tidak akan pernah lahir. dan yang kedua : kalo pun mungkin ada, dia tidak mau dengan pemuda/ pemudi yang punya kriteria sebanyak itu.. he..he….

http://www.gsn-soeki.com/wouw/

Pergumulan pasangan hidup…….

Kata-kata itu tidak asing lagi di telinga setiap anak Tuhan.

Sebagai seorang Kristen, sering sekali kita mendengar satu pernyataan :

” Untuk mendapatkan seorang pasangan hidup yang sesuai dengan Kehendak Tuhan,sebaiknya kita bergumul.”

Satu buah pernyataan, pasti akan menimbulkan pro kontra walaupun di dalam kekristenan sendiri.

**Ada yang tidak terlalu setuju dengan pernyataan itu, yah ngapain seh harus sampai bergumul buat begituan.Kan kita punya hati , kalo hati suka,yah jalani,kalo nggak yah wes. Ngapain pusing-pusing.

**Ada yang sampai melakukan doa puasa atau meminta tanda dari Tuhan, yang katanya biar lebih peka mendengar suara Tuhan biar lebih pasti.” OH,… inilah pasangan hidup g ”

**Ada pula yang berpendapat ” Rasanya tidak perlulah sampe doa puasa begitu, kayaknya gimana banget.. jalani aja.. Kalo cocok, yah jadian,Kalo ngak,yah dilupakan aja “.

Tapi sebagai anak Tuhan, saya pikir, hal pasangan hidup merupakan hal yang penting dalam hidup manusia selain masalah pekerjaan dan juga masalah pendidikan. Seperti layaknya kita dulu waktu sekolah, pertanyaan yang biasa sering diajukan adalah 4W dan 1 H. ( WHO, WHAT,WHY,WHERE,HOW )

WHO – Siapakah yang perlu kita gumulkan sebagai pasangan hidup?

Semua pasti setuju, yang kita gumulkan adalah orang yang tentu saja kita suka,sayang dan katakanlah cocok ato nyambung. Setidaknya ada ” feel ” deh. Nah gimana kalo seandainya orang yang di ” feel” itu tidaklah seiman dengan kita ?? apakah patut kita gumulkan ??

Firman Tuhan mengatakan (2Korintus 6:14) ” Janganlah kamu merupakan pasangan yang tidak seimbang dengan orang-orang yang tak percaya. Sebab persamaan apakah terdapat antara kebenaran dan kedurhakaan? Atau bagaimanakah terang dapat bersatu dengan gelap?

“Wah, kalo begitu jawabannya… orang yang kita gumulkan adalah yang seiman donk.

Tapi ada sebagian lagi yang menjawab…

Firman Tuhan mengatakan ( Lukas 15 : 7 ): “Aku berkata kepadamu: Demikian juga akan ada sukacita di sorga karena satu orang berdosa yang bertobat lebih dari pada sukacita karena sembilan puluh sembilan orang benar yang tidak memerlukan pertobatan.”

Nggak ada salahnya donk saya gumulkan orang yang nggak seiman.. kan bisa aja dia percaya sebelum maried dengan saya. Saya bisa membawa satu jiwa baru bagi Tuhan :p.

Firman Tuhan mengatakan ( Mat 5: 13 )

“Kamu adalah garam dunia. Jika garam itu menjadi tawar, dengan apakah ia diasinkan? Tidak ada lagi gunanya selain dibuang dan diinjak orang.

Tuhan, kalo seandainya aku neh jadian dengan orang yang nggak seiman,kan aku bisa tuh jadi garam dunia..Aku bisa mengajak dia ke gereja, bisa mengajar dia Firman Tuhan dan katakanlah ” fungsi garam-ku ” tidak akan menjadi tawar ..he..he..

(ato mungkin ada ayat-ayat lain yang suka dipake yah,saya juga kurang tahu)

Ato mungkin pernyataan lain yang sering saya dengar :
http://www.gsn-soeki.com/wouw/

1.Tidak menjamin sama sekali kok, orang yang maried dengan orang Kristen , banyak yang akhirnya bercerai ato tidak bahagia hidupnya dan sebaliknya orang yang nggak seiman malah bahagia, asal ada toleransi aja.

2. Gimana yah,habis selama ini yang saya naksir adalah orang yang nggak seiman.

3. Gimana yah,habis yang naksir sama saya juga orang yang nggak seiman.

Sering sekali ,kita bernegosiasi dengan Tuhan dan kadangkala membenarkan apa yang ingin kita lakukan dengan menggunakan Firman Tuhan. Jadi, Hal prinsip apa yang perlu menjadi bahan pertimbangan kita “

Siapa yang harus saya gumulkan sebagai pasangan hidup?
http://www.gsn-soeki.com/wouw/

1. Gumulkanlah seorang anak Tuhan . yang seiman dengan kita.

2. Gumulkanlah seorang yang emang cocok dengan kita ( ada istilah ” Cintailah orang yang cocok dengan kita ” )

3. Gumulkanlah seorang yang boleh menjadi teman bicara kita / sahabat kita ( Jangan sampai nanti kita malah lebih suka bercerita kepada orang lain dibanding pasangan kita sendiri :p)

Terus… Saya kira, jangan sekali-sekali kita menggunakan “tanda” dalam melihat apakah itu adalah pasangan hidup yang sesuai dengan kehendak Tuhan atau tidak.Takut aja..entar yang lebih berperan dalam hal ini adalah ” perasaan” kita bukan “rasio” lagi.

8 Tips Mencari Pasangan

0

Gambar

 

Manusia di ciptakan untuk bisa saling mencintai antara satu dengan yang lain. buat anda yang ingin mencari pasangan hidup, Tips Untuk Mencari Pasangan Hidup ini mungkin akan membantu anda ntuk dapat menemukan calon pasangan hidup untuk anda. setiap insan di dunia ini masing-masing memiliki karakter dan sifat yang berbeda-beda, serta memiliki kekurangan dan kelebihan masing-masing.

Namun pada saat kita akan Mencari Pasangan Hidup, tentu harapan kita dapat menemukan pasangan hidup yang serasi buat kita dan menjadi Informasi Terbaru. buat anda yang akan memiliki niat untuk mencari pasangan hidup.

Nah berikut dibawah ini telah kami rangkum buat anda beberapa Tips Untuk Mencari Pasangan Hidup buat anda.

1. Seiman
Kepercayaan dan agama yang dianut seseorang merupakan prinsip hidup yang sudah mendarah daging sejak kecil. Nilai-nilai yang tertanam sejak kecil akan sangat sulit jika diubah di saat ia dewasa. Karena itu, mencari pasangan hidup haruslah yang seiman agar penyesuaian prinsip menjadi lebih mudah dan tidak bertolak belakang.

2. Gaya hidup
bukan masalah memiliki gaya hidup atau hobby yang sama, tapi saling mengerti dan menerima gaya hidup masing-masing. Ada orang yang hobby jalan-jalan dan piknik, ada juga yang lebih senang dirumah, ada yang senang berpakaian mewah mentereng, ada juga yang lebih suka berpakaian sederhana dan praktis. hal-hal yang nampak sepele, yang sy sebutkan itu saya sering melihat menjadi pemicu pertengkaran dalam sebuah hubungan, bahkan sampai perceraian.

3. Carilah di Tempat yang Tepat
Mencari pasangan hidup yang tepat haruslah di tempat yang tepat. Kita bisa membayangkan sendiri bukan, pasangan seperti apa yang akan kita dapatkan jika kita mencarinya di tempat hiburan malam misalnya, atau di tempat karaoke dan di tempat-tempat yang penuh hura-hura.

Bandingkan sekarang jika kita mendapatkan pasangan hidup di tempat yang berbeda seperti perkumpulan sosial, perkumpulan keagamaan, pertemuan-pertemuan bisnis atau di seminar-seminar. Pasangan yang seperti apakah yang akan kita dapatkan?

4. Kualitas Karakter yang Baik
Pasangan hidup yang baik juga bisa dipilih dengan memperhatikan kualitas karakter yang dimilikinya semasa masa penjajakan. Misalnya saja apakah dia seseorang yang temperamental, bagaimana penguasaan dirinya, bagaimana tanggung jawabnya terhadap suatu hal, apakah dia seorang yang sabar atau suka tergesa-gesa?

Cobalah terus perhatikan karakter-karakter yang dimiliki oleh pasangan kita dan sesuaikanlah dengan karakter yang kita miliki, Jika kita merasa sudah klop dengan karakternya, berarti dialah yang cocok menjadi pasangan hidup kita.

5.Terus Menerus Memperbaiki Diri
Intinya, bila kita menginginkan pasangan hidup yang baik yang sesuai dengan keinginan kita, maka hal penting dan sederhana yang harus kita lakukan adalah berkaca dan berkaca serta terus-menerus memperbaiki diri sendiri. Tak ada artinya kita menuntut orang lain berbuat sesuatu, bila kita sendiri juga tidak berbuat. Hal tersebut akan sia-sia.

6. Tanyakanlah pada Hati
Hati yang terdalam tidak akan pernah salah dalam menilai. Cinta buta memang kadang dapat menutup mata hati sehingga kita tidak dapat melihat kenyataan yang ada. Untuk itu, sering-seringlah bertanya pada hati dan nilailah secara logika akan baik buruknya pilihan kita.

7. Minta Saran dari Orang tua
Pengalaman orang tua akan memberikan masukan yang baik untuk kita pertimbangkan.

8. Berdoalah dan Mintalah Petunjuk Tuhan
Tuhan akan mendekatkan jika orang itu memang yang terbaik untuk kita. Dan mintalah kepada Tuhan untuk dijauhkan jika orang tersebut bukan orang yang tepat untuk menjadi pasangan kita. Tuhan akan menunjukkan jawaban dengan caranya sendiri mana yang terbaik untuk menjadi pasangan hidup kita.

Itulah beberapa Tips Untuk Mencari Pasangan Hidup yang dapat kami berikan, semoga dapat bermanfaat untuk anda.
Baca lebih lanjut

Fenomena Pacaran Remaja Muslim

0

ika kita berbicara tentang tema pacaran, tentu tidak asing lagi bagi muda mudi yang sudah memasuki masa pubertas, masa di mana seorang pemuda sudah mulai mengenal arti kecantikan seorang wanita, dan begitu juga sebaliknya, seorang wanita sudah mulai mengenal arti ketampanan seorang pemuda. Masa muda adalah masa yang labil, masa yang penuh dengan bermacam fenomena, masa di mana seorang anak manusia cenderung kearah pencarian jati diri, pengakuan dari individu luar, ingin tau banyak hal tentang kehidupan, serta membutuhkan rasa kasih sayang dari individu yang ia anggap mampu memberikan hal tersebut selain orang tua, yaitu lawan jenisnya. Salah satu fenomena itu ialah yang populer di sebut pacaran.

Definisi pacaran memiliki makna tersendiri serta dalam lingkup yang sangat luas, bahkan bisa dikatakan “pacaran” bukan bahasa definitive yang bisa dipakai untuk mewakili fenomena yang terjadi terhadap muda mudi tersebut, karena pengertian dan batasannya tidak sama buat setiap orang sesuai dengan pengalaman sosio-kulturalnya.

Asal kata “pacaran” dalam bahasa Indonesia adalah “pacar”, yang memiliki arti, “kekasih” atau teman lawan jenis yang tetap dan mempunyai hubungan berdasarkan cinta-kasih. Yang kemudian mendapat imbuhan –an atau ber-an yang arti harfiahnya “bercintaan”; (atau) “berkasih-kasihan” (dengan sang pacar).

Kemudian Wikipedia mendefinisikan kata “pacaran” sebagai proses perkenalan antara dua insan manusia yang biasanya berada dalam rangkaian tahap pencarian kecocokan menuju kehidupan berkeluarga yang dikenal dengan “pernikahan”. Yang pada kenyataannya, penerapan proses tersebut masih sangat jauh dari tujuan yang sebenarnya. Manusia yang belum cukup umur dan masih jauh dari kesiapan memenuhi persyaratan menuju pernikahan telah dengan nyata membiasakan tradisi yang semestinya tidak mereka lakukan. Maka tidak sedikit hal itu disalahartikan oleh kalangan muda mudi yang mengidolakan pacaran tersebut dengan melakukan tindakan-tindakan yang sangat jauh dari norma sosial, kesopanan, apalagi agama.

Lalu bagaimana Islam sebagai agama menyikapi fenomena ini, yang mau tak mau bisa saya katakan remaja atau muda mudi Islam saat ini hampir kebanyakan mereka menjalani lakon di atas, baik yang Islamnya hanya tertera di KTP sampai kalangan yang bisa dikatakan memiliki latar belakang pendidikan agama yang cukup mumpuni seperti para santri, ustadz, mahasiswa perguruan tinggi Islam, aktivis Islam, dan lain sebagainya yang menggeluti dunia keislaman, dengan bermacam istilah lain yang mereka gunakan dalam mengartikan hal tersebut.

Islam mengakui adanya rasa cinta yang ada dalam diri manusia. Karena itu adalah fitrahnya. Ketika seseorang memiliki rasa cinta, maka hal itu adalah anugerah Yang Kuasa. Termasuk rasa cinta kepada wanita (lawan jenis) dan lain-lainnya. Mari kita telusuri hal ini dalam arti firmannya di bawah ini:

“Dijadikan terasa indah dalam pandangan manusia cinta terhadap apa yang diinginkan, berupa perempuan-perempuan, anak-anak, harta benda yang bertumpuk dalam bentuk emas dan perak, kuda pilihan, hewan ternak, dan sawah ladang. Itulah kesenangan hidup di dunia dan di sisi Allah-lah tempat kembali yang baik”. (QS. Ali Imran: 14).

Kitab suci Al-Qur’an tidak menafikan hal itu bukan? Tapi, cinta yang bagaimana termasuk kategori di atas, yakni cinta yang mampu memberikan rasa indah dalam pandangan manusia? Apakah cinta yang dibalut dengan istilah pacaran di atas termasuk kategori ayat tersebut?

Sahabatku para remaja muslim, dalam agama Islam kita dianjurkan untuk menjaga pandangan dan memelihara kemaluan agar kita tidak terjerumus ke dalam lembah ajakan setan laknatullah, karena setan selalu mengajak anak manusia untuk ingkar kepada Allah dan syariat yang dibawa oleh utusannya Nabi besar Muhammad SAW. Hal ini dijelaskan dalam al-Qur’an:

“Katakanlah kepada orang laki-laki yang beriman: “Hendaklah mereka menahan pandangannya, dan memelihara kemaluannya; yang demikian itu adalah lebih Suci bagi mereka, Sesungguhnya Allah Maha mengetahui apa yang mereka perbuat”. Katakanlah kepada wanita yang beriman: “Hendaklah mereka menahan pandangannya, dan kemaluannya, dan janganlah mereka menampakkan perhiasannya, kecuali yang (biasa) nampak dari padanya…..” (QS. An-Nur: 30-31)

Dalam ayat yang lain kita dilarang mendekati zina.

“Dan janganlah kamu mendekati zina; Sesungguhnya zina itu adalahsuatu perbuatan yang keji. dan suatu jalan yang buruk”. (QS. al Israa’: 32)

Setujukah kalian wahai para remaja muslim jika saya katakan pacaran itu adalah jalan (mendekati) untuk melakukan perbuatan zina? Coba kita perhatikan apa saja yang sering dilakukan oleh orang yang sedang berpacaran. Bukankah kalau berpacaran itu tak jauh dari bermesraan, berdua-duaan di tempat gelap, saling berpegangan tangan, ciuman atau berpelukan, dan terakhir berbuat zina? Jika memang itu yang terjadi, yuk kita simak dalam sabda nabi:

“Janganlah sekali-kali seorang laki-laki menyendiri denganseorang perempuan kecuali ditemani oleh mahram-nya”. (HR. Imam Bukhari)

Dalam hadits riwayat Imam Ahmad, disebutkan pula:

“Janganlah sekali-kali seorang laki-laki menyendiri denganperempuan yang tidak halal baginya, karena orang yang ketiganya nanti adalah syaithan, kecuali kalau ada mahramnya”.

Sahabatku para remaja muslim, adakah pacaran tanpa hal-hal negatif di atas? Tanpa bermesraan, tanpa pegangan tangan, ciuman, pelukan dan seterusnya. Saya rasa tidak ada, kenapa? Karena pacaran itu menurut saya hanya cinta kasih yang hanya mengedepankan hawa nafsu belaka, keegoisan, dan rasa ingin memiliki saja. Remaja muslim jangan tergiur oleh istilah pacaran Islami, ta’aruf, atau apalah namanya, karena tipu muslihat setan itu sangat halus saudaraku. Sungguh aneh jika ada yang mengatakan “kita boleh berpacaran asal itu dilakukan secara islami, mencintai karena Allah”. Rasanya sangat lucu sekali jika selepas melakukan hubungan vertikal kepada Allah (shalat) kemudian kita melakukan hubungan horizontal kepada sang pacar dengan bermesraan lewat telepon, sms, atau lewat jejaring sosial. Sangat aneh jika setelah membaca mushaf kemudian kita membaca surat dari sang pacar, pergi ke majelis ta’lim berduaan pakai motor, dsb. Akhirnya STMJ (shalat terus maksiat pun jalan) na’udzubillah min dzalik.

Janganlah kita mencampuradukkan kebenaran dengan kebatilan hanya demi sang nafsu yang tak pernah kenyang. Tundukkanlah pandangan terhadap lawan jenismu, agar kau bisa selamat. Karena pandangan itu tak ubahnya seperti sebilah anak panah yang beracun, jika kau lepaskan ia dari busurnya maka ia akan mengenai hatimu yang selanjutnya akan membinasakanmu dengan racun tersebut. Ingatlah bahwa nafsu hanya bisa dikalahkan dengan rasa takut kepada Allah, dengan mendekatkan diri kepadanya. Semoga Allah memelihara kita semua dari fitnah zaman ini. Amin yaa robbal a’alamiin